Tampilkan postingan dengan label Penerbitan Lingkar Pena. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penerbitan Lingkar Pena. Tampilkan semua postingan

Review Catatan Pernikahan

Minggu, 06 Mei 2012





Catatan Pernikahan

by Helvy Tiana Rosa (Goodreads Author), Abdurahman Faiz (Goodreads Author), Tomi Satryatomo (Goodreads Author)

Kisah cinta seorang Helvy Tiana Rosa selama berumah tangga ini dituturkan begitu ringan, haru dan penuh kejutan. Sebuah drama kehidupan sehari-hari tentang cinta, harapan, cita-cita, dan arti penting keberadaan sebuah keluarga.

Dan pada hakikatnya, keluarga adalah ruang berteduh yang begitu penting bagi setiap individu. Bermula dari keluarga inilah karakter individu terbentuk Berawal dari keluarga inilah semangat hidup setiap individu tumbuh. Dan bila anda ingin mengenal peran Helvy Tiana Rosa dalam pembentukan warna keluarganya, maka buku inilah yang paling tepat anda baca.

Lingkar Pena Publishing House 2008

Hasanuddin: Buku yang indah karena dibuat dengan hati ceria. Meski aku belum nikah, buku dari Bunda Helvy sangat memberi inspirasi. Membangun hubungan dengan ikhlas, rasa saling percaya, pengertian, saling komunikasi dan penuh kreativitas. Rumah Bunda Helvy adalah rumah penuh prestasi, diisi oleh orang-orang juara.

Ade: "Aku hanya ingin menikahi jiwamu selalu..."

Karya-karya Helvy, entah bagaimana selalu bisa membangkitkan kerinduan, perasaan terharu, dan kemurnian. Berkisah tentang hal-hal yang terjadi dalam sebuah pernikahan, buku yang ditulis oleh Helvy Tiana Rosa, dan beberapa tulisan dari suami dan anak beliau ini, menjadi sebuah inspirasi untuk yang belum menikah dan yang sudah menikah.

Buku ini mengingatkan bahwa pernikahan bisa saja tidak seindah di awal, atau bahkan tidak lagi indah. Ada saat-saat suami berpaling-seperti yang dialami Lara, atau ditinggal mati suami atau istri, bahkan perceraian. Tapi selalu ada pelangi setelah hujan, selalu ada kebahagiaan-kebahagiaan kecil yang bisa diraih, dari anak, dari pertanyaan-pertanyaan sederhana antara suami istri ("Apa kesan terdalam Mas tentang aku?"), dari kepedulian sesama, persaudaraan, dan banyak lagi.

Buku ini sangat humanis dan menyentuh, tidak sia-sia buku ini saya kejar sejak sebulan yang lalu :)

Xena: buku ini saya baca, hasil dari pinjaman perpus jurusan. hehehe..
pengen baca, tertarik karena pengarangnya adalah dosen saya sendiri di UNJ, dan juga karena judulnya.. hehehe..dan isinya., bagusssssssss..
baguuuuuuuusss bgd.buat bunda helvy, saya juga ngefans sm bunda

Teh: Hmmm... referensi bagus nih u yg mw nikah
cara pandang baru melihat pernikahan, cinta, keluarga.. beberapa bagian membuat gerimis... betul memang menikah itu menyempurnakan separuh ad-din, dan setiap orang pasti beda2 cerita dan ujiannya.

Liliyah: Sebagian tulisan dalam buku ini sebenarnya udah pernah dibaca di blog-nya Bunda... catatan harian keluarga kecil Bunda yang terus belajar saling mendukung .. keluarga yg hebat deh! i'll be proud to be like you :)

Sastra: Baru selesai baca. Saya suka sekali buku ini. Sangat personal sebenarnya dan begitu sehari-hari, tetapi inspirasi yang ditebarkan sangat universal dan dalam. Saya beli beberapa untuk kado teman-teman yang menikah. Bagus!

Review Friendloveship (The Romantic Girls #1)

Selasa, 01 Mei 2012




Friendloveship (The Romantic Girls #1)

by Ifa Avianty

"Jangan-jangan kita dikutuk..."

"Eh, maksud lu?"

"Kita selusin wallflower ini, belum ada satu pun yang married. Kali aja kutukan masa lalu, yang ekna nenek moyang kita. Terus menurun ke kita semua..."

"Kutukan kok kena dua belas-dua belasnya..."

***

Ini memang bukan kisah Twelve Dancing Princesses. Tapi ini adalah kisah dua belas perempuan yang dipertemukan karena kesukaan mereka pada novel dan drama romantis.

Suka duka mereka jalani hingga usia menapak dan satu persatu mulai membutuhkan pendamping hidup. Ketika itulah mereka mulai menyadari bahwa hidup tak seindah roman yang mereka baca atau film yang mereka tonton.

Persahabatan mereka juga mulai diuji. Apa yang terjadi ketika dua sahabat jatuh cinta pada lelaki yang sama? Relakah salah satu berkorban untuk yang lain? Dan benarkah para pria yang mendekati dan mengaku jatuh cinta pada mereka, adalah belahan jiwa sesungguhnya?

Kegelisahan sebagai perempuan lajang, suka duka mencari Mr. Right, kesedihan, cemburu, kebahagiaan, mewarnai kehidupan mereka. Sebuah novel romantis yang akan mengaduk emosi Anda sebagai perempuan.

Lingkar Pena Publishing House 2011

Nike: aaaaa.... mbak Ifa selalu membuat cerita menarik. kali ini tentang genk cewe yg terdiri dr 12 org cewek yg usianya memasuki 30 tahun tp blom jg dapet jodoh sampe akhirnya salah satu dr mereka mencetuskan ide piala bergilir sebagai hadiah pernikahan. nyatanya mereka akhirnya satu per satu menemukan pasangannya masing2,tp ya itu.... banyak cerita yg kemudian berkembang.

Mbk Ifa selalu membawa saya masuk ke dalam ceritanya. buku ini rencananya akan dibuat 3 seri klo ga salah. kurang lebih buku ini msh berupa perkenalan gitu deh, semua msh dengan prosesnya, blom pada keliatan ujungnya sama siapa.

saya merasa lebih menyukai cerita Love in Rainy Days, tapi buku kedua seri ini pastinya akan saya nantikan ;

Hairi: "Jangan-jangan kita dikutuk..."

"Eh, maksud lu?"

"Kita selusin wallflower ini, belum ada satu pun yang married. Kali aja kutukan masa lalu, yang kena nenek moyang kita. Terus menurun ke kita semua..."

"Kutukan kok kena dua belas-dua belasnya..."

***
Itulah sepotong dialog yang bisa kita baca di cover belakang sebuah novel (serial mungkin pasnya) yang berjudul Friendloveship. Bercerita tentang 1 lusin sahabat (ga nanggung2 tuh selusin).. 12 sahabat euy yang berada di usia mapan tapi belum juga ketemu jodohnya. Hingga kemudian ada celutukan dari salah satu mereka, mengira, menduga-duga apa mereka dikutuk? Jadi kok ya ketika teman2 atau bahkan adik2 di bawah mereka udah menikah dan punya anak, mereka teteup aja jadi jomblo.

Hal itu kemudian mementik sebuah ide dari salah satu mereka untuk mempersiapkan sebuah piala bergilir. Yups.. Piala buat memotivasi mereka menemukan jodohnya masing2. Siapa yang duluan menikah akan dapat piala itu… truss aja bergilir sampai yang terakhir menikah lah yang akan menjadi pemilik piala itu.

Ide yang ga banget buat mereka dan sebagian malah mentah2 menolaknya, tapi toh hal itu jadi bikin mereka berpikir juga. Bikin tambah galau Bu…. Dan tambah 'terbirit-birit' buat menemukan jodoh. Hihihihi…..

Beragam cerita dan masalah pun hadir di hari2 mereka dalam usaha pencarian dan menanti jodoh. Suka duka para perempuan lajang. Salah satu ceritanya.. apakah ketika kita sudah berada di usia matang kemudian kita terima saja siapa yang datang? Jadi ingat puisinya kak Fitri deh *pinjam puisinya ya kaaa….*

Apakah ini cinta

Ataukah keputusan yang salah

Apakah kau belahan jiwa

Atau karena kutelah putus asa

Karena ada 12 tokoh yang diceritakan dengan karakter yang beda-beda, juga masalah yang beda2.. silakan temukan sendiri mana cerita yang kamu banget. :p
Ini novel yang paliiiing saya suka dari novel2 mbak Ifa yang lain yang beredar di 2011 ini. Mungkin karena temanya yang seputar jomblo kali yaa.. jadi lebih ngena gitu, lebih bisa in dalam ceritanya. Tapi mbak Ifa emang pinter bener bikin kita.. apa yaa… merasakan jadi tokoh dalam cerita yang beliau tulis. Cerita2 di sini juga masih teteup dengan gaya menulis mbak Ifa yang gurih dan renyah. Krenyes2 gitu bacanya.. ga kerasa udah abis aja.

Novel ini juga bercerita tentang betapa tak menyenangkannya ketika ditanya 'kapan nikah?' dan pertanyaan2 sejenis yang menjurus ke arah itu yang ditujukan pada seorang wanita lajang. Hehehehe…..

'Perempuan hanya bisa memilih. Jangan jejalkan pertanyaanmu padaku. Betapa setelah ini kuharap kak Nata atau siapapun berhenti bicara tentang pilihan yang seringkali tak dimiliki seorang perempuan. Secantik, sepintar dan sekaya apapun dia.' (Hal 57)

Tak ada gunanya aku merancang tentang pernikahanku sendiri, meski hingga berjilid-jilid tebalnya, jika tak ada yang tertarik untuk mewujudkannya bersamaku.

Jangan menangis, An. Sepuluh ember air mata yang kauteteskan tak akan pernah berarti apa-apa, karena kamu tak dapat memutar kembali waktu yang berlalu (hal. 208)

Pernikahan adalah satu hal yang kalau bisa hanya sekali seumur hidup kujalani. Sama seperti kematian dan kelahiranku. Maka, sebesar apapun dan sekuat apapun perasaanku, harusnya ada akal sehat dan tangan Tuhan yang selalu menyertaiku (Hal. 226)

Novi: Salah satu buku yang aku layout :)

Cocok banget buat lajang yang sedang mencari cinta... Ada 12 kisah di sini...

Kira-kira kamu seperti siapa di antara 12 itu? Hehehe...

Seperti biasa, bahasanya ngalir dan enak, khas Mbak Ifa...

Beruntungnya, ini novel ke-5 Mbak Ifa yang aku layout :D

Lama-lama, bisa jadi fansnya Mbak Ifa, nih :

Ri-Rin: Tiga bintang untuk 12 karakter perempuan yang mampu digambarkan Mbak Ifa dengan cakap. Secara membuat tiga karakter saja susyaaaahhh ....
"Too much kamprets will kill you". haha ... kalimat ini selalu berdenging di telingaku, dan Mbak Ifa telah mengubah syair lagu kesayanganku.

Susie: buku ini adalah hadiah tak disangka yang datang dari kota ksatria, purwokerto.

terima kasih kepada filly ulfa K dan Ajeng agustin P.
bukunya kereeenn...!!!

seneng deh baca buku ini.

tapi aku beberapa kali termangu dan diam kemudian berfikir... dan menangis *halah.. alay deh gue

12 wallflowers... yang menemukan jodohnya dengan cara mereka sendiri.
tersakiti, disakiti, dan semua rasa yang teraduk dalam adonan cinta itu begitu apik disajikan dalam novel ini.

yuk ah. mari kita baca lagi novelnya

hehe

Review 9 Weddings and a Wish (The Romantic Girls Series #2)





9 Weddings and a Wish (The Romantic Girls Series #2)

by Ifa Avianty

Anna: Aku telah lama memendam perasaan yang dalam pada lelaki itu, tapi aku sungguh tak mau merusak persahabatan….

Ferina: Laki-laki itu menatap saya surprised. Hati saya berdentum. Ya, Tuhan, apa yang telah saya lakukan dengan berkata mencintainya…?

Daisy: Katanya yang datang adalah calonku, tapi kok calonnya Sonia sih? Tuhan, belum cukupkah patah hatiku?

Sonia: Jadi dia sengaja menyuruh saya mendesain jas pengantinnya, untuk pamer kalau dia akhirnya mendahului saya menikah?

Tere: Aku pernah ditinggal menikah oleh laki-laki yang kucintai. Sudah cukup lama, sampai seseorang lain membuka pintu yang sudah berkarat di hatiku.

Happy: Selama ini saya membayangkan dia hanya pantas jadi bapak saya. Usianya lima puluh lima tahun, dia bukan pria impian untuk saya nikahi.

Tricia: Apakah cinta saja cukup untuk membuat kita bertahan dalam sebuah pernikahan?

***

Satu persatu The Romantic Girls menemukan pasangan hidup. Satu persatu mulai menapaki kehidupan pernikahan. Namun, telah tepatkah pilihan mereka terhadap pasangan masing-masing? Akankah pernikahan menjadi ujung pencarian kebahagiaan mereka, atau malah sebaliknya, pernikahan hanya awal dari serangkaian masalah dalam kehidupan mereka? Sekuel Friendloveship ini kembali akan memainkan emosi Anda sebagai perempuan.

Lingkar Pena Publishing House 2011


Rahmadiyanti: Lebih lincah dan seru dibanding buku pertama. Konfliknya makin berliku. Setiap tokoh mendapat porsi yang cukup imbang sehingga pembaca makin mengenal dan menyelami karakter dan konflik para tokoh, meski ada beberapa karakter tokoh yang cenderung mirip (misal: dari gaya bicara).

Penulis memang story teller yang baik. Sekian ratus halaman bisa tandas dibaca dalam sekejab, nggak membosankan dan membingungkan walau tokohnya banyak. Dan tema pernikahan memang asyik. Belum terlalu digali sih tema besarnya, lebih banyak ke perkenalan dan proses the wallflowers dengan para pria menuju pernikahan. Mungkin nanti di buku ketiga, lika-liku pernikahan 12 sahabat akan lebih banyak terungkap.

Winona: awalnya sempet bingung soalnya tokoh yang ditampilkan banyak dan saling berhubungan, tapi justru itu yang jadi keunikannya plus ending yang bikin terenyuh

Esti: Agak bingung ngikutin jalan cerita. Apa karena tokoh terlalu banyak atau aku belum baca buku sebelumnya?

Catatan Cinta Istri

Sabtu, 25 Juni 2011


Catatan Cinta Istri*)

Descriptions

Samudera perih seluas apa yang membadai di hati seorang istri, saat ia harus menjadi pendamping setia bagi suaminya yang tengah berjuang membunuh penyakit yang kronis?

Inilah yang terjadi pada Sari Meutia, seorang istri yang sempat merasa hidupnya too good to be true, lalu tiba-tiba berbalik total. Suaminya divonis mengalami gagal ginjal terminal-nyaris tanpa aba-aba sebelumnya-sekitar empat puluh hari sejak kepulangan mereka dari ibadah haji di tanah suci.

Ibarat bom atom jatuh dari langit, vonis ini pun memorakporandakan hidupnya. Nyaris semua rencana, harapan, mimpi, cita-citanya rasanya runtuh seketika. Bukan hanya biaya yang harus ia siapkan, tapi juga tekad dan ketegaran yang harus ia himpun di hatinya.

Perjuangan yang menuntut keikhlasan dan kesabaran. Semuanya tercurah dalam buku ini. Sangat detail, menggugah, dan menggetarkan.


Penerbit : Lingkar Pena
Penulis : Sari Meutia
ISBN : 979602843643-4
Halaman : 174
Harga : 34,000.00 28,900.00 (Anda hemat 5,100.00)