Review Ndoro Ayu Ambarsasi

Sabtu, 11 Februari 2012

Ndoro Ayu Ambarsasi

by Yongky Y

Novel ini tidak menarik secara sampul buku, baik muka maupun belakang.
Setelah memulai membaca, saya merasa diliputi suasana seperti membaca Manyura yang menceritakan kisah raja, raden, dan priyayi zaman kerajaan jawa.

Novel ini kiranya menceritakan seorang pemuda gagah secara fisik dan ilmu, yang menggembara menempa hidupnya. Kemudian dia, Renggana bertemu dengan seorang wanita rupawan, istri seorang Ngabei, yang culas, congkak, bejak, poligamis, tipikal priyayi jawa.

Renggaga mirip tokoh Miyamoto Musashi yang mengembara dan dicintai banyak wanita/orang, sekaligus dibenci banyak orang/lelaki karena sifatnya yang tidak tipikal priyayi jawa/orang Jepang. Seperti Musashi, novel ini mempertontonkan yang baik dan yang bermoral dan yang bejat.

Penceritaan/penampilan novel ini membawa saya seakan kembali ke masa kecil ketika menonton film/sinetron indonesia seperti Nyai Dasimah, Wiro Sableng, Si Buta Dari Gua Hantu, Bramakumbara dll.Menyenangkan.

Jessica: Wew... Incest yg dikemas dlm cerita seorg pengembara yg menarik.
Tak menduga bhw ceritanya spt itu :) Tp akhr ceritanya datar dan biasa aja.