Review

Selasa, 01 Mei 2012




Pohon Harapan (Bagai Bumi Berhenti Berputar)
by Clara Ng, eMTe (Illustrator)

Apakah arti mati itu? Mengapa kakak tidak dapat berjalan? Mengapa Mama berpisah dengan Papa? Mengapa adik harus dirawat di rumah sakit? Kenapa aku harus pindah rumah ke tempat yang asing?
Anak-anak tidak lepas dari emosi negatif, seperti duka, shock, sedih, dan malu. Peristiwa yang menguras emosi bisa saja terjadi di dalam keluarga mana pun. Kanak-kanak menghadapi perubahan emosi ini; merasa takut, cemas, bingung, dan sendirian. Sebagai orangtua kita tak boleh mengabaikan, menganggap peristiwa yang sangat emosional ini sebagai hal yang harus ditutupi, tak perlu diungkapkan atau dibesar-besarkan. Orangtua wajib memberikan tempat sandaran dan dukungan bagi mereka.
Buku ini membantu kanak-kanak memahami perasaan mereka; membantu mengingatkan bahwa mereka tidak sendirian. Buku ini juga menolong kanak-kanak berempati kepada kanak-kanak lain yang kebetulan sedang mengalami peristiwa yang menyedihkan di keluarganya.
Mari baca dan satukan hati bersama si kecil

Gramedia Pustaka Utama 2008

Echa: Hiks, kisah yg menyentuh hati. Bagaimana seorang kakak menyemangati adiknya yg terkena leukemia. Terenyuh saat kakak mengucapkan "kepala adik skrg memang beda, tapi hati adik tetap sama" Yang penting adalah yang ada di dalam hati kan?. Buku ini merupakan salah satu dr seri "Bagai Bumi Berhenti Berputar" seri anak yg membantu anak2 memahami perasaan mereka, mengajarkan berempati & mengingatkan mrk tdk sendirian.